"Saya tak akan duduk bersama dia (Assad) atau anggota kelompoknya yang lain sebelum semua pembunuhan dihentikan, atau sebelum militer ditarik mundur dari kota-kota," kata Idriss kepada media Al-Arabiya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (26/2/2013).
Pernyataan itu disampaikan untuk menanggapi tawaran dialog yang disampaikan Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Muallem. Dikatakan Muallem, pemerintah Suriah siap untuk berdialog dengan kelompok-kelompok bersenjata.
"Kami siap berdialog dengan semua yang menginginkan dialog, termasuk mereka yang membawa senjata," tutur Muallem.
"Kami masih percaya akan solusi damai untuk masalah Suriah," imbuhnya seraya mengusulkan pembentukan koalisi pemerintah yang akan berunding dengan "oposisi luar dan dalam."
Tawaran dialog itu juga ditanggapi dingin oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry.
"Bagi saya tampaknya cukup sulit untuk memahami bagaimana mungkin untuk menanggapi dengan serius gagasan bahwa mereka siap melakukan dialog, ketika Anda melihat (rudal-rudal) Scud ini jatuh mengenai warga Aleppo yang tak bersalah," cetus Kerry.
Konflik berkepanjangan yang berlangsung di Suriah telah terjadi sejak Maret 2011 lalu. Menurut PBB, lebih dari 70 ribu orang, sebagian besar warga sipil, telah tewas selama pertumpahan darah tersebut.
Sumber
Jumlah
utang pemerintah di 2008 mencapai Rp 1.636,74 triliun. Dari jumlah
tersebut, bunga utang yang dibayar pemerintah Indonesia adalah Rp 88,43
triliun. (dtc)
Ada banyak sekali beasiswa kuliah dalam negeri baik perguruan tinggi negeri maupun swasta. Bagi anda calon-calon mahasiswa yang masih galau biaya kuliah JANGAN TAKUT. Yang perlu anda lakukan sekarang adalah siapkan diri untuk menghadapi ujian perguruan tinggi, SNMPTN untuk perguruan tinggi negeri dan ujian mandiri bagi perguruan tinggi swasta. Anda akan dipaksa untuk merogoh kocek sebesar Rp150.000-Rp175.000 untuk biaya pendaftaran ujian tulis SNMPTN. Anda sudah tahu? Maka tugas anda adalah menabung mulai dari sekarang.
Pastikan anda kredibel dan mampu untuk bisa mendapatkan satu bangku di perguruan tinggi favorit anda-masalah biaya bisa diurus belakangan. Ada jenis beasiswa yang mengikat kita bahkan sebelum kita resmi jadi mahasiswa dan lebih banyak lagi beasiswa yang terbuka untuk kita jika kita sudah diterima di salah satu perguruan tinggi. Salah satu yang saya tahu dan hampir saya alami tahun lalu adalah beasiswa Tanoto Foundation. Beasiswa ini mengikat sudah dari sebelum resmi duduk di kuliah pertama (tapi sudah diterima di perguruan tinggi lho).
Tanoto sendiri juga membuka beasiswa bagi yang sudah resmi jadi mahasiswa-saya temui ada pembukaan lagi pendaftaran beasiswa di semester 1 dulu-sekitar 5bulan semenjak saya dapat tawaran Tanoto. Selain itu, bagi mahasiswa yang tidak mampu bisa mendaftar beasiswa BIDIK MISI. Saya sarankan sekali lagi bagi yang tidak mampu untuk mendaftar beasiswa ini.
Di UGM sendiri, ada bahkan 4 gelombang pendaftaran beasiswa ini. Dan penerimanya jumlahnya ribuan, beasiswa ini turun dari Kemendiknas langsung. Beasiswa ini sangat potensial sekali untuk didapatkan- untuk yang tidak mampu ya- dan setiap perguruan tinggi negeri akan memberikan beasiswa ini. Kalau kata Pak Menteri Muhammad Nuh bilang sih, “kalau ada PTN yang nggak ngasih bidik misi, tuntut dia pake undang-undang bidik misi.” Bidik Misi sendiri ada yang jalur undangan SNMPTN dan Jalur Tulis SNMPTN. Pendaftaran dimulai sejak anda mendaftar secara online SNMPTN-untuk dua jalur sama saja sama-sama online.
Lalu bagaimana saya kalau kelewatan daftar? Yang penting anda keterima dulu di perguruan tinggi. Bidik Misi akan ada banyak gelombang pendaftaran setelah anda diterima. Bagi yang mampu tapi nggak mau bergantung sama orangtua untuk kuliah juga ada banyak sejuta kesempatan beasiswa. Contohnya Tanoto tadi dan masih banyak perusahaan yang emang ngasih beasiswa. Kalau anda diterima , anda bisa mengajukan beasiswa pada pihak/direktorat akademik. Datengin tu kantor akademik fakultas. Bertanyalah, “Pak, Bu lagi ada pendaftaran beasiswa apa saja ya? Ada apa aja? Paling deket deadline beasiswa apa ya? Syaratnya apa saja?”
Bagi yang keterima dan merasa terbebani dengan SPMA/ uang gedung yang mahal ajukanlah keringanan biaya ke direktorat akademik. Anda akan mendapatkan berbagai prosedur untuk mengajukan keringanan. Yang jelas ada seribu jalan untuk kuliah. Tantangan anda untuk dapet beasiswa di perguruan tinggi negeri Indonesia adalah rumitnya birokrasi. Selamat berpusing-pusing ria haha. Untuk beasiswa dari perusahaan tertentu-seperti Djarum dkk dia akan meminta transcript nilai/ rapot/ IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) so kalau mau dapet beasiswa ya jangan males-malesan.
Saya nggak mau negeri, maunya swasta. Nggak semua negeri bagus dan potensial. Saya maunya swasta aja deh. Ok, ini penilaian yang tidak salah. Banyak swasta di Indonesia yang potensial. Lalu apa bisa dapat beasiswa juga? Bisaaa sekali. Bahkan mereka lebih potensial ngasih beasiswanya. Kenapa? Karena ujian mereka mandiri-maksudnya mereka ujian ngadain sendiri nggak nurut jadwal dari pemerintah. Kok bisa lebih potensial? Beberapa universitas swasta bagus seperti BINUS, President University, UII bahkan Bakrie University mereka memberikan beasiswa dengan berbagai jalur.
Ada yang dipanggil dari SMA ditarik-tarik, biasanya di SMA favorit. Dan kalau saya nggak salah BINUS kemarin ngasih full scholarship buat yang ranking 1, atau 1/2 atau 1/2/3 gitu pas ujian mandiri. Banyak Univ swasta yang ngasih beasiswanya pake level. Jadi ada yang full, SPP doang atau per semester misal semester 1,2,3 doang. Biasanya itu ditentukan dari seberapa potensial kamu untuk dibiayai buktinya ya lewat nilai rapot/UN/rangking waktu ujian mandiri(ujian masuk univ).
Beasiswa univ swasta biasanya sumbernya dari alumni dan partner company. Setelah masuk anda akan dihadapkan dengan banyak pilihan beasiswa, kebanyakan kalau swasta dari alumni atau perusahaan. Banyak perusahaan yang ngasih beasiswa-biasanya bank- bersifat mengikat jadi anda akan terikat kontrak kerja setelah anda lulus. Kontrak sekitar 1-2 tahun.
Beasiswa bisa putus di tengah jalan? Bisaaa bangeet. Perhatikan IPK anda nanti. Biasanya penyelenggara beasiswa punya aturan tersendiri untuk ini. Ada yang minimal 3, ada yang minimal 2,5 dst. Ada yang mengharuskan ikut social project, organisasi tertentu. Ikuti saja prosedurnya. Beasiswa dalam negeri juga macem-macem jenisnya. Seperti yang saya katakan tadi di atas, ada yang full dan dikasih duit bulanan dan duit dorm/kos, ada yang duit kuliah doang yang dibayarin, ada yang SPP doang ada banyaaak sekali jenisnya.
Tantangan untuk meraih beasiswa dalam negeri adalah seberapa kredibel anda untuk mendapatkan beasiswa itu. Pihak penyelenggara akan menyeleksi dengan jeli apakah anda pantas. Melalui apa? Nilai-nilai anda. Maka persiapkanlah itu.
Untuk beasiswa luar negeri akan saya post terpisah di atas artikel ini.
Semoga bisa cukup membantu, informasi ini jangan anda simpan sendiri. Anda bertanggung jawab untuk memberikan kesempatan juga bagi orang lain untuk sekolah lebih tinggi. Jangan takut pada kompetisi, karena hanya pengecut yang takut berkompetisi untuk menggapai sebuah kebaikan. Karena orang yang tidak terdidik adalah tanggung jawab bagi orang yang terdidik.
asal
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional
(sekarang Kemdikbud-red) pada tahun 2010 meluncurkan program bantuan
biaya pendidikan Bidikmisi berupa bantuan biaya penyelenggaraan
pendidikan dan bantuan biaya hidup kepada 20.000 mahasiswa yang memiliki
potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi di 104
perguruan tinggi negeri.
Perguruan
tinggi yang mendapat bantuan Bidikmisi yaitu perguruan tinggi di bawah
Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama. Pada tahun 2011
mahasiswa baru penerima Bidikmisi bertambah menjadi 30.000 di 117
perguruan tinggi dengan adanya tambahan anggaran dari APBN-Perubahan.
Pada
tahun 2012 ini dilanjutkan dikembangkan menjadi 30.000 calon mahasiswa
penerima Bidikmisi yang diselenggarakan di 87 perguruan tinggi di
bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saja.
Dalam
rangka meningkatkan kualitas pelayanan sesuai dengan prinsip 3T, yaitu
Tepat Sasaran, Tepat Jumlah dan Tepat Waktu. Para pimpinan dan atau
pengelola perguruan tinggi negeri harus melakukan persiapan,
pelaksanaan dan evaluasi yang mengacu pada pedoman yang telah
ditentukan.
Penerima
bantuan Bidikmisi adalah lulusan satuan pendidikan
SMA/SMK/MA/MAK/sederajat tahun 2011 dan 2012 yang memiliki potensi
akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi.
Jangka Waktu Pemberian Bantuan
Bantuan
biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima
di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma
IV dan S1 dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III.
Untuk
program studi yang memerlukan pendidikan keprofesian atau sejenis,
perpanjangan pendanaan difasilitasi oleh PTN penyelenggara Bidikmisi.
Harga
satuan bantuan biaya pendidikan tahun 2012 adalah sebesar Rp
6.000.000,00 (enam juta rupiah) per mahasiswa per semester yang terdiri
atas bantuan biaya hidup yang diserahkan kepada mahasiswa dan bantuan
biaya penyelenggaraan pendidikan yang dikelola oleh PTN. Sumber dana
berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Seleksi
1. PTN menyeleksi penerima Bidikmisi sesuai kuota melalui pola:
- Seleksi Nasional yang terdiri atas SNMPTN (Undangan dan Ujian tulis);
- Seleksi Mandiri sesuai dengan ketentuan masing-masing PTN; atau
- PENGEMBANGAN POLITEKNIK bagi Politeknik.
2. Persyaratan,
mekanisme dan prosedur penerimaan melalui seleksi nasional SNMPTN
mengikuti ketentuan panitia seleksi yang berlaku.
3.
Pendistribusian kuota penerimaan masing-masing pola seleksi ditetapkan
oleh PTN melalui surat keputusan pimpinan PTN yang ditembuskan ke
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi sebelum pola seleksi dilaksanakan
dan dipublikasikan melalui media.
Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi Tahun 2012
- Laman resmi : http://bidikmisi.dikti.go.id
- Calon peserta Bidikmisi terlebih dahulu harus mendaftar ke laman http://bidikmisi.dikti.go.id Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan memperoleh Kode Akses Pendaftaran (KAP) dan PIN.
- Siswa yang memperoleh KAP dan PIN dapat mendaftar/ mengisi biodata melalui laman http://undangan.snmptn.ac.id untuk SNMPTN Jalur Undangan (jika direkomendasikan Kepala Sekolah) dan/ atau laman http://ujian.snmptn.ac.id untuk SNMPTN Jalur Ujian Tertulis, tanpa harus membayar biaya ujian.
- Apabila calon peserta Bidikmisi tidak memenuhi persyaratan seleksi Jalur Undangan atau dinyatakan tidak diterima melalui seleksi Jalur Undangan, maka KAP dan PIN dapat digunakan lagi untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis tanpa harus membayar biaya ujian.
- Apabila calon peserta Bidikmisi telah dinyatakan lulus melalui seleksi Jalur Undangan dan berkeinginan untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis, maka PIN yang telah diperoleh dinyatakan tidak berlaku dan yang bersangkutan harus membayar biaya ujian dengan menggunakan KAP yang telah diperoleh sebelumnya
- .asal
Parade hari-hari
bagai geliat riak lautan, membusa, menggunung, menerkam, kadang-kadang
menghempas. Ketika matahari melamun di angkasa, aku tepikur menyiangi
wajah dibawahnya, terpanggang, dan hatiku saat itu terluka.
Suatu hari ketika kupandangi dermaga, matahari memanjat langit dari ujung sana, lalu merangkak pelan-pelan ke atas, aku baru tersadar, hidup ini terlalu panjang untuk disingkat.
Namun, kawan, aku kehabisan tenaga untuk terus berlari. Dahulu kusangka, jika kupanasi hatiku tentang nafsu kehidupan semangatku juga akan melambung. Sekian waktu kunanti, kukumpul-kumpul asa itu, tertatih kulempar pikiran pecundang yang kian hari kian ganas hendak merusak, dan tak kunjung kepedulian hidup berpihak padaku.
Aku benci jika harus duduk lagi merenung, sedangkan orang-orang sejak pagi telah berlari pontang-panting, terluka, berkeringat, dan tertawa puas.
Ditengah pijatannya Ia memintaku menjawab pertanyaanya, "Kau tahu, kawan, apa yang membuatku tak surut mempertahankan teoriku tentang 'Manusia adalah makhluk ribet' sepanjang zaman itu?"
"Ingatkah kau ketika Pak Kasim hampir menamparku karena masalah ini?" Pijatannya mengeras, namun sakitnya masih bisa kutahan.
"Sandainya Pak Kasim memberiku sedikit waktu untuk menjelaskan teoriku itu," Kini Ia meremasku seperti tepung adonan, aku meringis, tetapi Ahmad sedang serius Ia tak peduli.
"Percayalah, Pak Kasim akan sujud minta disahkan jadi muridku!!"
Krek"
"AAAhhhh..." Kakiku diplintir
"Apa-apaan kamu, Mad? Kakiku bisa patah. Kau mau bayar biaya Dokter kalau aku sampai masuk rumah sakit?!" kataku
"Beeh, apa katamu, kawan? itulah kubilang, manusia adalah makhluk paling ribet, kenapa kau harus bayar mereka untuk sesuatu yang masih bisa kau urus sendiri?!"
"Lihat dirimu, kawan, kau terjajah, pikiranmu dirampok, dunia ini sesungguhnya telah menyita setiap aset dalam dirimu itu,"
Apa-apaan ini? apa segala aset-aset? dirampok, siapa yang dirampok? apa maksud Ahmad? pikirku
"Bersambung"
Tulisan Ridwan
Dalam siaran pers Fitch Ratings yang diterima VIVAnews, hari ini, Rabu 20 Februari 2013, disebutkan bahwa neraca eksternal Indonesia diperkirakan akan kembali membaik, di tengah neraca transaksi berjalan yang defisit pada tahun lalu.
"Oleh karena itu Fitch Ratings menegaskan kembali bahwa peringkat Indonesia tetap BBB - dengan outlook stabil pada November dan kami percaya kondisinya akan tetap konsisten,” Demikian kutipan Direktur Fitch Ratings Asia Pasifik Philip McNicholas dalam siaran pers tersebut.
Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan bahwa ada beberapa indikator yang membuat optimisme lembaga pemeringkat tersebut mempertahankan rating.
Pertama, pertumbuhan ekonomi indonesia yang tetap stabil ditengah gejala perlambatan ekonomi global saat ini. Bahkan, pada tahun ini target pemerintah lebih optimis ketimbang tahun lalu.
"Kita mencanangkan pertumbuhan ekonomi di tahun lalu 6,2 persen, sekarang kita targetkan itu 6,6 persen sampai 6,8 persen," ujar Agus di Gedung DPR, Jakarta, Rabu 20 Februari 2013.
Kedua, lanjut Agus, investasi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia sedang tumbuh dengan baik saat ini. "Tahun lalu investasi kita tumbuh year on year 24 persen, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang 20 persen," katanya.
Ketiga, kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah khususnya untuk menjaga kesinambungan ekonomi pada tahun ini dianggap relevan. "Itu membuat rating agency juga postif melihat Indonesia," kata Agus.
Karena itu, menurut Agus, meskipun pada tahun lalu terdapat defisit neraca perdagangan, ketiga indikator tadi membuat Indonesia kuat di hantam kondisi global saat ini.
"Nah ini yang membuat optimisme dari analis atau rating agency bahwa Indonesia akan tetap baik di tahun 2013," kata Agus. (sj)
sumber
Menurut Julian, akselerasi tersebut hanya terjadi jika Indonesia serius membangun kerjasama kemitraan ekonomi dengan Uni Eropa melalui perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau Comprehensive Economi Partnership Agreement (CEPA). CEPA akan mendorong perekonomian Indonesia dengan menciptakan PDB tambahan sebesar USD6,3 miliar.
"Sebanyak 1.100 pengusaha Uni Eropa di Indonesia telah menyerap sekira 1,1 juta tenaga kerja. Jumlah ini akan semakin bertambah setelah disepakatinya CEPA. Selain itu, melalui investasi, Uni Eropa juga melakukan transfer teknologi kepada Indonesia," kata Julian, dalam forum sosialisasi CEPA, di Grand Clarion Hotel & Convention, Makassar, Rabu (20/2/2013).
Saat ini, diuraikan, Uni Eropa merupakan investor terbesar kedua di Indonesia. Maka, disepakatinya CEPA akan meningkatkan ekspor sebesar USD9 miliar. Uni Eropa juga akan meningkat menjadi investor utama di Indonesia.
Forum sosialisasi CEPA sendiri mengutamakan beberapa poin yang akan diwujudkan jika CEPA bisa terealisasi, antara lain Uni Eropa bisa berinvestasi hingga dua kali lipat dari nilai investasi saat ini di Indonesia. Saat ini, nilai investor Uni Eropa mencapai 130 miliar euro.
Di samping ekspor Indonesia bisa meningkat USD9,8 miliar ke Uni Eropa, produknya tidak akan bersaing dengan produk dari Uni Eropa. Akses pasar Indonesia ke Eropa pun tetap terjamin. Sebagai negara ekonomi menengah, Indonesia dipastikan menerima subsidi bea impor senilai USD10 miliar.
Ditambahkannya, Uni Eropa menyediakan dana peningkatan kapasitas untuk berbagai usaha strategis dan potensial seperti perikanan dan perkebunan senilai 20 juta Euro.
"Indonesia saat ini hanya menyerap 1,6 persen dari 130 miliar Euro total investasi Uni Eropa di Asia. Diharapkan dengan CEPA bisa lebih kompetitif dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand," pungkas Julian. (ade)
Sumber














